Rabu, 11 Januari 2017

PEMUDA, JANGAN TAKUT CAPEK!

PEMUDA, JANGAN TAKUT CAPEK!


By. I Nyoman Santiawan

Semoga Selalu dalam Lindungan dan Kasih Tuhan
Berbicara tentang pemuda adalah hal yang paling menyenangkan, karena pemuda merupakan suatu aset yang sangat berharga. Baik bagi diri sendiri, keluarga, bangsa dan Negara.  Bagi diri sendiri, masa muda  adalah masa-masa yang sangat indah, penuh dengan semangat, penuh dengan cinta dan bertenaga kuat. Bagi keluarga, pemuda adalah suatu yang sangat membanggakan, melalui pemuda keluarga bisa mengembangkan potensi keluarga dalam bermasyarakat.  Sedangkan bagi Negara pemuda adalah aset bangsa yang sangat penting, karena pemuda merupakan tulang punggung  bangsa dan negara. Masa depan bangsa dan Negara ada di tangan pemuda, baik buruk Negara tergantung pada bagaimana pemudanya. Begitu pentingnya pemuda bagi kehidupan ini, itulah yang harus kita sadari, bahwa sebagai pemuda kita harus benar-benar menyiapkan diri  menghadapai kehidupan ini.
Sebagai pemuda, kita harus mengisi diri kita dengan pengetahuan, baik pengetahuan umum, bakat dan  keahlian. Belum cukup hanya mengisi pengetahuan, tetapi juga kita perlu membentuk mental dan moral kita yang teguh dan mulia melalui ajaran Agama. Karena, sehebat apapun pemuda itu, sepintar apapuan pemuda itu, jika tidak memiliki mental dan moral yang baik, maka sia-sialah semua kelebihan yang dimiliki. Maka perlu adanya keseimbangan antara pengetahuan yang kita miliki dengan mental dan moral yang kita bangun.  Seperti  yang dikatakakan oleh Albert Einstein  “ ilmu tanpa agama itu buta sedangkan agama tanpa ilmu itu lumpuh ”. Jadi, Pemuda yang memiliki pengetahuan, mental dan moral yang tinggi akan terselamatkan dalam kehidupan ini, kerena mereka mampu memilih jalan yang tepat bagi diri mereka sendiri, keluarga, bangsa dan negara.
Pemuda harus berani bermimpi besar, karena dari bermimpi bisa mengarahkan kita kepada tujuan yang kita inginkan. Karena dengan bermimpi dapat menciptakan semangat yang besar untuk meraih apapun yang menjadi keinginan kita. Tetapi perlu digaris bawahi, untuk mencapai apa yang kita inginkan tidak cukup hanya bermimpi, yang tidak kalah pentingnya adalah actions atau pelaksanaan. Ketika kita sudah betrmimpi, maka segeralah laksanakan dan kerjakan apa yang menjadi tujuan itu, jangan ragu, jangan takut gagal, jangan takut capek, segera coba kerjakan dan coba terus sampai  berhasil. Karena pemuda itu adalah sosok yang sangat kuat, energik, tajam, tidak ada kebimbangan dan penuh dengan semangat cinta. seperti yang tercantum pada Sarasamuscaya Sloka 27:
Matangnya deyaning wwan  pangponganikan kayowanan,Panedeng ning awak, sadhanakena ri karjananing Dharma,  Jnana. Kunang apan tan pada kasaktining utuha lawa rare, Drstanta nahan yangalanglan atuha, telas rumepa, mareng alandep ika.
Artinya:
Karena usaha seorang masih muda  supaya diabdikan untuk mengusahakan Dharma, Artha dan pengetahuan. Sebab tidak sama kekuatan sesudah tua dibandingkan semasih muda, seperti alang-alang sesudah tua pada rebah, ujungnya tidak tajam lagi.

Sloka di atas mengajarkan pemuda harus  berjuang, bekerja keras untuk melaksanakan apa yang menjadi kewajiaban, mencari artha, dan mencari pengetahuan kehidupan. Jika tidak sekarang, kapan lagi bergerak, semasih badan ini kuat dan sehat serta pikiran yang tajam akan memudahkan  mencapai apa yang menjadi keinginan kita.
            Jika dilihat dari perspektif pemuda sebagai mahasiswa, selain mahasiswa berkewajiban mencari ilmu pengetahuan dan mengikuti segala kegiatan Kampus untuk membekali diri, mahasiswa juga harusnya menyempatakan diri untuk melaksanakan pengabdian diri kepada masyarakat di sekitar. Karena dengan pengabdian dan saling melayani mahasiswa dapat mengerti apa yang sedang dialamai oleh masyarakat, dari hal tersebutlah nanti akan muncul sikap-sikap untuk membantu dan membangun masyarakat sekitar. Jangan menunda untuk berbuat baik, jangan ragu untuk mencoba, karena dari perbuatan cita-cita itu bisa tercapai dan dari perbuatan benih-benih cinta kasi muncul pada setiap insan. Dari mahasiswa lah pembangunan bangsa dan negara ini bisa maju, sejahtera dan aman. Maka diperlukannya sikap hati-hati pada setiap desakan atau hal-hal yang ditujukan kepada mahasiswa baik dari dalam maupun dari luar lingkungan. Mahasiswa harus bersatu, berdaulat, kompak, tidak mudah terprovokasi dan menjajikan dirinya untuk pembangunan bangsa dan negara.
            Pemuda jangan takut capek, terus berjuang, pantang menyerah dan selalu bersyukur untuk kehidupan ini. Lakukan perbuatan yang membangun untuk perubahan yang baik. karena dari perubahan yang baik dapat mewujudkan kedamaian, kesejahteraan, adil  dan Agamis. Jadi, untuk Indonesia Hebat, Pemuda harus melakukan hal-hal yang hebat pula dalam segala tindakan, Mulai dari diri, keluarga dan masyarakat. Karena Masa depan diri, keluarga, bangsa dan negara ada di tangan PEMUDA.

Semoga seluruh alam semesta ini berbahagia.                                                                                Damai, Damai, Damai selalu dimanapun Kita berada..

Semoga bermanfaat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar